Dampak Sosial Media Terhadap Produktivitas

Pada postingan kali ini, saya ingin membahas mengenai dampak sosial media terhadap produktivitas anda.

Sebab, akhir-akhir ini saya merasa sedikit resah dengan banyaknya waktu saya yang terbuang akibat meng-scroll beranda sosial media saya.

Dampak akan saya jelaskan dibawah ini hanyalah menurut pendapat pribadi saya, bukan berdasarkan penelitian-penelitian ahli, jadi tidak sepenuhnya tepat dan hanya mengacu pada perspektif saya.

Berikut adalah rincian dampak-dampak sosial media terhadap produktivitas:

1. Menjadi Kurang Fokus

Sosial media dapat membuat anda menjadi kurang fokus saat sedang mengerjakan pekerjaan anda.

Sebab, fokus anda mungkin dapat terganggu ketika ada notifikasi dari sosial media yang muncul dari handphone anda.

Dimana, hal ini dapat menjadi sangat mengganggu karena rata-rata orang ketika melihat notifikasi baru yang muncul, mereka akan langsung mengecek handphone mereka.

Dan secara tidak sadar, dimana setelah anda mengecek notifikasi yang muncul tersebut anda akan menjadi ketagihan dan cenderung untuk melihat hal-hal lain yang ada di sosial media tersebut.

Dan tanpa disadari, hal ini dapat sangat menguras banyak waktu dan tenaga anda.

Maka disarankan untuk mematikan notifikasi dari sosial media anda ketika waktu kerja atau waktu produktif anda.

Atau anda juga dapat meletakkan handphone anda jauh-jauh dari meja kerja atau belajar anda, agar anda tidak selalu mengecek handphone anda.

2. Membuang Waktu

Sosial media juga dapat menghabiskan banyak waktu anda. Coba saja anda hitung hitung sendiri, dalam 1 hari anda, berapa kira-kira waktu yang anda gunakan untuk mengakses sosial media anda?

Jika dihitung-hitung, waktu yang terbuang sebenarnya sangat banyak, dimana anda akan selalu mengakses sosial media di sela-sela waktu kosong atau ketika bekerja.

Coba saja anda cek sendiri, misalnya di instagram anda dapat mengeceknya melalui tab “Your Activity“, dimana akan ditunjukkan berapa jam penggunaan instagram setiap harinya.

Berikut adalah tampilan “Your Activity” Instagram saya:

Your Activity Instagram

Jika dilihat, rata-rata saya menghabiskan waktu kira-kira 1 jam setiap harinya hanya untuk instagram saja.

Jika dilihat secara sekilas, 1 jam tersebut memang terlihat sedikit, tapi jika dijumlahkan dengan sosial media lain yang anda gunakan seperti Twitter, Facebook, Whatsapp, Line, Youtube, dll dapat menjadi sangat banyak.

Jadi saran saya untuk masalah ini, anda dapat membatasi jumlah penggunaan sosial media anda.

Hanya Gunakan sosial media yang hanya anda anggap penting dalam hidup anda dan hapus sosial media yang tidak memiliki value terhadap hidup anda.

Jika langkah tersebut anda anggap terlalu ekstrim, mungkin solusi terbaiknya adalah untuk mengatur “daily reminder” yang berfungsi untuk mengingatkan anda jika penggunaan sosial media tersebut sudah melebihi batas waktu yang telah anda atur.

Dimana, sekarang ini, hampir sosial media sudah menyediakan fitur ini.

Solusi Lain (Gaya Hidup Minimalis)

Selain solusi yang sudah saya jelaskan diatas, anda juga dapat meningkatkan produktivitas anda dengan menerapkan gaya hidup minimalis. Kalian mungkin sudah pernah mendengar tentang gaya hidup ini.

Dimana, pada intinya gaya hidup minimalis merupakan gaya hidup dimana kita membuang segala sesuatu yang tidak memberikan nilai dalam hidup anda, untuk dapat memberikan lebih banyak ruang untuk hal-hal yang lebih penting.

Jadi, secara tidak langsung, dengan menerapkan gaya hidup ini, akan mendorong anda untuk menghapus sosial media yang tidak anda gunakan atau tidak memiliki value/nilai terhadap hidup anda.

Reminder

Perlu diingat, bahwa semua yang sudah saya katakan diatas tidak sepenuhnya tepat dan berlaku untuk setiap orang.

Karena pada dasarnya, kebutuhan setiap orang terhadap sosial media itu sendiri juga berbeda-beda.

Ada orang yang memang menggantungkan hidupnya dari sosial media seperti selebgram-selebgram yang anda kenal, atau juga ada orang yang memang membutuhkan sosial media untuk media promosi bisnisnya.

Leave a Comment