page title icon Mengenal Tentang Gaya Hidup Minimalism

Apakah kalian pernah mendengar tentang gaya hidup minimalism? Saya yakin sebagian besar dari kalian yang membaca artikel ini sudah pernah mendengar tentang gaya hidup ini. Apalagi, sekarang ini juga sudah banyak publik figur Indonesia menerapkan gaya hidup ini dalam kehidupannya. Contohnya seperti Raditya Dika.

Jika anda membaca artikel ini, berarti mungkin anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang gaya hidup minimalism ini. Mungkin anda juga bertanya-tanya tentang apa itu minimalism, apa saja manfaat dan dampak yang dihasilkan dengan menerapkan gaya hidup ini, atau tantangan apa saja yang akan dihadapi ketika mulai menerapkan gaya hidup minimalism.

Oleh sebab itu, pada artikel ini, saya akan membahas semua masalah tersebut. Selain itu, akan ada juga cara atau langkah-langkah yang dapat kalian gunakan untuk menerapkan gaya hidup minimalism ini jika anda tertarik untuk menerapkannya pada kehidupan anda.


Apa itu Minimalism?

Filosofi dasar dari minimalism adalah:

Singkirkan sesuatu yang tidak menambah nilai dalam hidup anda, untuk memberikan ruang lebih untuk hal-hal yang berharga

Maksud sesuatu yang tidak menambah nilai tersebut tidak hanya selalu berupa benda fisik saja seperti harta benda anda ataupun orang yang anda kenal. Melainkan objek non-fisik seperti pikiran anda ataupun aktivitas yang anda lakukan.

Jadi, pada dasarnya, minimalism adalah tentang mencari tahu benda, orang, atau aktivitas apa yang penting dan yang tidak.


Mengapa Minimalism Penting?

Saat ini, kita hidup di era dimana teknologi yang berkembang begitu pesat. Dimana akses untuk memperoleh suatu barang dan informasi menjadi semakin mudah. Dimana anda dapat membeli segala sesuatu dari rumah hanya dengan menggunakan handphone anda melalui situs e-commerce yang ada.

Barang-barang semakin lama juga menjadi semakin terjangkau, karena biaya produksi produk yang semakin lama menjadi semakin rendah, iklan juga bermunculan dimana-mana dan di berbagai platform, sosial media, dan situs yang ada di internet.

Dimana hal tersebut dapat berdampak dan membuat kita menjadi semakin konsumtif dengan membeli barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan.

Selain itu, karena informasi dan hiburan yang tersedia di internet begitu berlimpah, juga dapat orang banyak menghabiskan waktu mereka di depan gadget mereka untuk sesuatu yang pada dasarnya tidak begitu penting.

Sebab, informasi yang terdapat di internet jumlahnya tidak terbatas, dan anda tidak mungkin dapat memproses, membaca, atau menikmati segala sesuatu tersebut.

Oleh sebab itulah, minimalism menjadi penting karena pada dasarnya, setiap manusia memiliki waktu, tempat, dan energi yang terbatas. Dimana, hal ini membuat manusia tidak dapat untuk memiliki atau melakukan segala hal yang mereka inginkan.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menentukan hal-hal apa saja yang dapat menambah nilai terhadap hidup kita dan yang tidak. Dengan begitu, kita dapat menggunakan semua waktu, ruang, dan energi kita untuk sesuatu yang benar-benar penting dan berarti.

Kedengarannya memang sangat mudah, tetapi karena orang sangat sibuk dengan aktivitas sehari-harinya, terkadang mereka juga dapat kesulitan dalam membedakan antara “apa yang mereka butuhkan?” dan “apa yang mereka inginkan?”.

Misalnya, biasa orang kurang memperhatikan value atau nilai suatu barang ketika berbelanja. Dimana, mereka hanya memperhatikan untuk mengisi kekosongan yang ada pada diri mereka dengan sesuatu yang mereka inginkan (padahal belum tentu mereka perlukan).

Untuk karena itulah, minimalism berfungsi untuk membantu anda dalam mengatasi masalah tersebut. Minimalism dapat membantu untuk membuat kita lebih sadar terhadap pilihan-pilihan yang diambil dalam hidup kita.

Dan dengan kita lebih sadar terhadap pilihan dalam hidup kita, tentunya kita akan lebih mudah dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan kita.


Apa Manfaat Minimalism?

Saya sudah menyingkirkan semua hal tersebut? emang manfaatnya apa?

1. Pengeluaran Berkurang

Dengan menerapkan kehidupan minimalism, secara otomatis efek yang paling dapat dilihat adalah dengan berkurangnya pengeluaran anda.

Sebab, dengan lebih sedikit harta benda yang anda miliki, pengeluaran anda secara otomatis akan berkurang juga untuk hal-hal tersebut.

Anda juga akan lebih memiliki banyak uang yang dapat anda gunakan untuk hal-hal yang lebih berharga dan lebih bermanfaat.

2. Mengurangi Stress

Masih sedikit terkait dengan sebelumnya, jika barang di rumah anda menjadi semakin sedikit, anda juga otomatis lebih mudah untuk merapikan barang anda. Dimana, anda tidak memerlukan waktu yang lama untuk membereskan semua barang tersebut.

Hubungannya dengan stress sebab segala sesuatu yang berantakan cenderung berkontribusi membuat anda semakin stress. Dan jika anda telah merapikan dan membuang benda yang tidak bernilai tersebut dalam hidup anda, tentunya anda akan merasakan hidup anda yang lebih damai.

Hal ini berlaku juga sama halnya untuk benda non-fisik seperti aktivitas, aplikasi yang dimiliki di smartphone anda, dll.

3. Meningkatkan Produktivitas

Dengan menyingkirkan segala sesuatu yang tidak menambah nilai dalam hidup anda, otomatis akan memberikan ruang yang lebih besar untuk hal-hal yang memang anda anggap penting.

Anda akan memiliki lebih banyak waktu untuk memikirkan hal-hal yang penting, anda juga akan menjadi lebih fokus dan tidak terganggu oleh hal-hal lain seperti notifikasi sms, email, aplikasi, dll yang dapat mengganggu konsentrasi anda ketika sedang mengerjakan suatu hal.

Selain itu, ruangan di rumah anda juga akan menjadi semakin luas juga dapat membuat ruangan pikiran anda lebih tenang ketika mengerjakan suatu hal atau anda juga dapat mengisi dan memanfaatkannya untuk hal-hal yang bermanfaat dalam hidup anda.


Kesalahpahaman Mengenai Minimalism

Mungkin ada beberapa orang melihat minimalism sebagai suatu praktek kehidupan yang dilakukan sekali saja. Tetapi, itu bukan inti minimalism, dimana minimalism merupakan praktek dan latihan yang berkelanjutan.

Contohnya, setelah anda telah berhasil membuang semua harta benda yang tidak anda gunakan lagi, gangguan anda otomatis akan berkurang. Tetapi, jika di kemudian hari anda membeli barang-barang yang tidak memiliki nilai dalam hidup anda kembali, otomatis gangguan anda akan bertambah kembali.

Jadi, anda perlu untuk terus mempraktekkannya secara berkelanjutan untuk memastikan segala sesuatu yang tidak memiliki nilai dalam hidup anda tidak datang kembali.

Minimalism Bukan Mengenai Menyingkirkan Segala Hal yang Kalian Punya

Perlu diingat juga, bahwa minimalism bukanlah mengenai menyingkirkan segala hal yang kalian punya. Dimana, anda tetap dapat memiliki sejumlah barang yang memang anda inginkan.

Jika anda menyingkirkan benda-benda yang memang benar-benar anda sukai, memiliki sejarah, atau anda anggap sangat bernilai, maka itu adalah kesalahan besar.

Misalnya, jika anda memang suka dengan berbagai macam buku, anda juga memiliki berbagai rak yang berisikan berbagai macam buku-buku, anda suka bau-bau buku tersebut, anda suka perasaan membalik-balikan halaman buku, dan anda menikmati saat meminjamkan buku buku anda kepada teman-teman saya dan membicarakannya.

Maka sebaiknya anda tetap dapat menyimpan buku tersebut. Karena bagi anda, buku tersebut memiliki nilai yang sangat tinggi. Jadi, anda tetap dapat memiliki banyak barang yang anda sukai selama anda tidak merasa tidak terganggu sama sekali.

Janganlah menganggap gaya hidup minimalism ini sebagai perampasan terhadap segala suatu hal dalam hidup anda.

Kehidupan Minimalism Setiap Orang Berbeda-beda

Kehidupan dan kebutuhan setiap orang pada dasarnya berbeda-beda, dimana banyak faktor yang dapat mempengaruhinya.

Misalnya kebutuhan seorang yang masih single akan berbeda dengan orang yang sudah berkeluarga, atau kebutuhan orang yang bekerja di perusahaan dan bekerja sendiri juga dapat berbeda.

Atau bahkan karena minat, lokasi tempat tinggal, dan faktor-faktor lainnya juga dapat membuat kebutuhan setiap orang berbeda.

Jadi maksudnya, cara pandang anda untuk menilai suatu hal harus berasal dari diri anda sendiri. Anda tidak dapat meniru kehidupan minimalism orang lain dan menjadikannya patokan untuk hidup anda.

Anda harus membuat tujuan hidup atau definisi sukses anda sendiri, jangan biarkan orang lain yang menentukan definisi sukses anda.

Kebanyakan orang tentunya menganggap sukses berkaitan dengan harta kekayaan, mengenai seberapa besar rumah anda, berapa mobil yang dimiliki, atau perangkat elektronik mahal.

Sebab, semua hal tersebut pada dasarnya bukanlah kebutuhan anda, melainkan hanyalah keinginan anda untuk memperoleh status dalam kehidupan sosial anda.

Maka dari itu, sebenarnya tidak terdapat aturan mengenai minimalism. Tidak ada orang atau badan resmi dari minimalism yang dapat menentukan apakah anda sudah menerapkan kehidupan minimalism dengan benar atau tidak. Sebab, minimalism ini berbeda untuk setiap orang.


Bagaimana Cara Memulai Gaya Hidup Minimalism?

Untuk memulai gaya hidup minimalism, anda harus memulainya dari diri anda sendiri. Dimana, anda dapat menanyakan pertanyaan berikut kepada diri anda untuk memudahkan anda dalam pengambilan keputusan:

  1. 3-5 hal apa yang paling penting dalam hidup anda? dan apakah anda menghabiskan waktu anda untuk hal tersebut?
  2. Kegiatan apa yang paling anda nantikan pada setiap harinya dalam hidup anda? Kenapa?
  3. Bagaimana perasaan anda terhadap ruang hidup anda?
  4. Berapa jam dalam satu hari yang anda habiskan hanya untuk merasa stress, cemas, dll? Apa yang menyebabkan hal tersebut?
  5. Dimana ruangan favorit di tempat tinggal anda? Kenapa?
  6. Seberapa sering anda melakukan suatu hal hanya untuk kesenangan anda?
  7. Kegiatan apa yang paling membuat anda merasa lebih segar dan berenergi kembali?
  8. Apakah klub, komunitas, atau keanggotaan yang anda miliki menambah nilai hidup anda atau tidak?
  9. Jika anda memiliki bonus 1 hari libur, bagaimana anda akan menghabiskan waktu luang tersebut?

Tips

Setelah anda telah berhasil menjawab semua pertanyaan tersebut, berikut juga terdapat beberapa tips tambahan bagi anda yang mungkin dapat membantu.

1. Mengetahui Prioritas Anda

Minimalism adalah mengenai membuat sesuatu yang memang benar-benar menambah nilai hidup anda. Jadi, apa 3-6 hal yang paling penting bagi anda?

2. Singkirkan Keberantakan

Benda-benda yang berantakan atau berserakan dimana-mana dapat memiliki dampak negatif yang besar terhadap tingkat stress anda.

Jadi mulailah dengan merapikan dan membuang hal-hal yang memang tidak menambah nilai terhadap hidup anda.

3. Jangan Berpikir Untuk Selalu Produktif

Janganlah juga berpikir untuk selalu memanfaatkan waktu anda dengan produktif. Dimana, setidaknya anda dapat meluangkan beberapa waktu anda untuk istirahat dan menjernihkan pikiran.

4. Hentikan Menambahkan Hal-Hal Baru

Anda harus menghentikan konsumsi terhadap barang atau hal-hal baru yang sebenarnya tidak anda butuhkan.

Cara ini dapat berupa meng-uninstall aplikasi belanja online yang kalian miliki atau tidak pergi belanja ke mall, ataupun hal lain yang berpotensi membuat anda melakukan pembelian barang baru.

Kalian juga perlu untuk membuat panduan tentang hal-hal apa saja yang dapat menambah nilai bagi hidup anda dan hal-hal yang tidak. Dimana, panduan tersebut dapat digunakan dalam pengambilan keputusan pembelian.

5. Hentikan Langganan / Subscribtion

Anda pasti sudah tidak asing dengan layanan subscribtion saat ini, dimana jumlahnya sangat berlimpah. Dimana, disarankan bagi anda untuk menghentikan beberapa layanan subscribtion yang anda miliki jika memang anda anggap tidak penting.

Maksud layanan subscribtion ini juga dapat berupa subscribtion pada konten kreator di platform seperti YouTube atau lainnya. Sebab, informasi yang berlebihan juga dapat mempengaruhi perhatian dan menguras tenaga anda.

6. Matikan Notifikasi Anda

Notifikasi yang biasanya muncul di smartphone anda baik berasal dari sosial media, ataupun aplikasi lain biasanya juga dapat mengganggu perhatian anda.

Dimana, notifikasi tersebut dapat memberikan perasaan semacam urgensi yang biasanya tidak penting.

Jadi disarankan untuk mematikan notifikasi tersebut ketika anda sedang beraktivitas agar perhatian anda tidak terganggu.

7. Single Tasking

Disarankan juga bagi anda ketika mengerjakan suatu hal untuk mengerjakannya satu per satu. Walaupun memang terkadang perkerjaan dapat lebih cepat selesai dengan multi tasking.

Hanya saja, multi tasking biasanya sangat menguras tenaga. Maka dari itu, anda dapat mencoba melakukan suatu tugas satu per satu, dan istirahat sebentar setiap jam nya.

8. Cari Metode Untuk Merapikan

Terdapat berbagai metode populer dalam merapikan barang yang dapat anda ikuti dan pelajari. Salah satunya adalah Metode KonMari yang dipopulerkan oleh Marie Kondo.


Tantangan Minimalism

Ketika anda sudah memulai kehidupan minimalism, mungkin akan terdapat berbagai masalah dan tantangan yang muncul.

Berikut adalah tantangan-tantangan yang mungkin muncul:

1. Orang Lain Tidak Mengerti

Orang lain mungkin belum mengerti tentang gaya hidup minimalism yang sedang anda tekuni ini. Dengan begitu, mungkin hal tersebut akan membuat penilaian yang buruk terhadap diri anda atas perubahan yang anda buat.

Hanya saja, perlu diingat bahwa, pendapat mereka mungkin tidak anda perlukan dalam hidup anda. Atau anda juga dapat menjelaskan kepada mereka tentang apa yang sedang anda lakukan, jelaskan juga alasan mengapa anda menerapkan kehidupan minimalism agar orang tersebut dapat mengerti.

2. Diperlukan Praktek Berkelanjutan

Mungkin banyak orang yang berpikir setelah anda berhasil menerapkan kehidupan minimalism di hidup anda maka tugas anda selesai dan anda tinggal menikmati hidup saja.

Hanya saja, permasalahannya, kita adalah makhluk yang terus berevolusi, dimana hal ini juga dapat membuat kebutuhan dan kehidupan kita yang terus berubah.


Minimalism Bukan Kunci Semua Masalah

Meskipun terdapat berbagai manfaat dari minimalism. Hanya saja, pada titik tertentu, akan terdapat kondisi dimana minimalism tidak memberikan penambahan manfaat sama sekali lagi. Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa manfaat yang diperoleh dari minimalism tentunya terbatas.

Pada titik tertentu, anda akan menyadari bahwa minimalism bukanlah hanya kunci yang menjawab segala permasalahan anda dalam kehidupan.

Minimalism hanya membatu anda dapat menciptakan ruang kosong baik berbentuk fisik, mental, atau emosional, dan juga waktu serta tenaga anda.

Sekian adalah topik bahasan minimalism dari sudut pandang saya dan yang sudah saya rangkum dari berbagai sumber yang pernah saya baca. Kalian juga dapat menenton film dokumenter dan tv series tentang minimalism berikut untuk menambah pengetahuan anda mengenai minimalism:

Leave a Comment